Wednesday, October 21, 2009

Nongsa Beach, Batam

Di hari Minggu yang cerah dan sedikit berawan kami memutuskan untuk menikmati pemandangan alam di Batam, dan hal favorit plus membanggakan yang ada di benak smua anak Indonesia adalah "Pantai!!!!" dan tujuan kami adalah Pantai Nongsa, di sisi timur Batam.
Area pantai lain yang ingin kami kunjungi adalah di Sekupang (lihat peta) yang berada di sisi barat Batam. Namun apa daya, saya hanya ada 1 hari Minggu untuk pelesir :)

Perjalanan diawali dengan Lontong Sayur (ala jakarta) di kaki lima sebelah mess. Nyam. Dan tak lama kami sudah menemukan angkot (carry) putih yang bertuliskan "Jodoh- Nongsa". Harap diingat untuk selalu menanyakan detail rute karena ada kalanya sopir bypass (melewati) rute tertentu sesuai pertimbangannya saat itu. Jadi setelah teman saya menanyakan "Masuk pantai Nongsa?" dan sopir mengiyakan baru deh "Tariiiik bang!" Biaya carry 10 ribu (kadang bisa 15 ribu).

Dan sampailah kami di pantai Nongsa setelah perjalanan 1 jam (dengan berhenti dan segala macam tipikal angkot). Cukup menggembirakan karena selain agak mendung area pantai lumayan sepi! Seperti area pribadi sendiri! hahaha....


Area pantai sendiri diapit 2 resort besar. Yang kata teman kalau mau menikmati pantai resort bisa membayar dengan 60.000 IDR. Hanya saja saya berpikir mengenai transport yang membawa kami ke resort2 itu. Beberapa tempat menyediakan jasa shuttle bus, tapi kami belum rela membuang waktu karena "surga" telah di depan mata.


Kami menyisir pantai sambil mengumpulkan "sampah laut" berupa cangkang kerang, atau seharusnya kami menyebutnya "harta karun lautan", halah. Selalu ada yg menarik tentang segala sesuatu yang alami. Kami berteduh di salah satu tempat makan, sambil menikmati kelapa muda. Dan akhirnya ketika melihat sebuah boat mengangkut 3 penumpang ke pulau Putri, kami ikutan deh! Untuk boat sebenernya kami bisa mendapatkan 10.000 IDR utk perjalanan pulang pergi. Tapi yah....hari minggu gitu loooh. Dan tak banyak penumpang yang diangkut.

menuju Pulau Putri dengan boat

Sesampainya di pulau Putri ada iuran 1000 IDR yg perlu dibayar. Di sisi pantai tadipun juga serupa. Sayangnya pulau Putri bibir pantainya disisakan sekitar 8-10 meter. Sisanya di-paving. Padahal terakhir teman saya ke sana, bisa mengitar sluruh pulau dengan merasakan pasir pantai >.<
area yang belum dipaving


ekspedisi pulau-pulau terluar Indonesia


area yang telah dipaving

Kami sangat bersyukur untuk hari itu. "Ini baru Batam loh" celetuk teman saya. Benar juga. Semoga sekelumit pantai di Batam yang belum dikuasai resort-resort dapat tetap memberikan kebahagiaan seperti yang kami rasakan bagi siapapun (mo pengunjung, mo pengelana, mo turis nyasar).

Tips: tabir surya, sun block, jangan lupaa....Kami terlalu meremehkan hal-hal kecil saking tak sabarnya menuju ke pantai. Pulang-pulang dapat oleh-oleh kebakar sinar matahari yang perihnya belum hilang dalam 3 hari, bagoeess...... T_T
Dan minuman.
Sebenarnya di sisi lain dari pantai Nongsa terdapat banyak restoran seafood. Namun kami harus mengejar acara yang lain dan berpikir menikmati seafood di foodcourt aja deh (nyesel juga...hiks)

Foto-foto pantai Nongsa yang laen dapat di lihat di sini.

0 Comments: