Tuesday, November 29, 2005

Canopy Bridge - Bukit Bangkirai

Bukit Bangkirai terletak di Kecamatan Samboja, dari Surabaya perjalanan dapat di tempuh lewat Udara ke Balikpapan kemudian dari Bandar Udara Sepinggan perjalanan lanjut dengan ojek atau taxi argo (disono julukan bemo sama aja dengan taxi, kalo taxi namanya taxi argo) ke terminal Bus. Dari terminal Bus naik ke jurusan Samarinda, trus bilang aja ke sopirnya 'Ke Samboja Pak, KM 38', begitu sampai di Samboja langsung aja carter ojek untuk menuju ke kawasan bukit bangkirai, waktu itu (Nop 2005) kami dapet harga 60rb pulang pergi, untuk sebuah perjalanan yang dapat di tempuh sekitar 30 menit, perjalanan berbukit-bukit dengan pemandangan kiri-kanan hutan liar yang cukup lebat. Harga itu bisa lebih murah lagi kalo pinter nawar, mengingat sopir-sopir objek disono ternyata bukan sumber penghasilan utama, alias kegiatan sampingan dari pada 'nganggur'. Buset, waktu omong2 ternyata mereka mempunyai tanah kosong berhektar-hektar untuk menimbun Batu Bara.. Sompret.

Di Kawasan Bukit Bangkirai ada beberapa tempat Wisata antara lain Anggrek alam yang menempel di pohon-pohon, namun sayang saat itu kami kesasar di jalan sehingga engga menemukan lokasi anggrek alam itu yang notabene disana terkenal dengan anggrek hitamnya. Disamping itu kawasan wisata yang cukup menarik adalah Canopy Bridge.


ini pemandangan Canopy Bridge dari bawah, ketinggiannnya sekitar 20-30 meter ditopang oleh sebuah Pohon Bangkirai dengan diameter 3 orang dewasa bergandengan tangan melingkar, gedhe banget kan ?! Konon Pohon ini sudah berumur sekitar 150 tahunan dengan ketinggian total mencapai 50 meter.


Jembatan gantung yang menghubungkan satu pohon ke pohon lainnya dengan panjang total 64 meter, cukup menguji nyali juga saat menyeberang, jembatan bisa goyang-goyang tertiup angin saat kita berdiri di tengah. Jembatan ini ditopang oleh 2 tali baja di sbelah kanan-kirinya, satu untuk pegangan, satu lagi tempat berpijak yang disandari kayu-kayu, hati-hati aja kalau melangkah, jangan sampai nginjek kayu yang udah lapuk :P


Pemandangan dari atas Pohon, sejauh mata memandang hanya Hutan alam tropika basah seluas 1.500 hektare, benar-benar sebuah paru-paru dunia yang harus dilestarikan. Suara burung-burung yang masih alami, suara angin... keindahan alam yang menakjubkan.

Tips :

- Bawa Jas Hujan
- Bawa tripod untuk yg suka hunting, mestinya banyak gbr yg musti di upload cuma sayang blur :( goyang semua karena pencahayaan gak nutut (mendung).
- Dikawasan tsb di sewakan pondok2 yang lengkap dengan AC dll, sangat layak huni deh pokoknya, pondok rumah panggung dari kayu.
- Dari Balikpapan bawa duit Rp. 150rb udah lebih dari cukup untuk ke kawasan ini, tiket masuk kawasan Rp. 2.000,- Tiket Masuk Canopy Bridge Rp. 15.000,- Bus Sekitar 15.000,- Sewa Ojek Rp. 60.000,- Makan Siang Rp. 13.000,-
- Standar Hidup di Balikpapan cukup tinggi dibandingkan Surabaya, jika mau berlama2 disana siap-siap aja budget 3x untuk hidup layak di Surabaya :)

note : Thanks to Mariza yang mau bersusah payah dari Banjarmasin ke Samarinda dengan menempuh perjalanan Total 36 Jam P-P !!! untuk bersama melihat kawasan Bukit Bangkirai. Sungguh pengalaman nyasar kita yang sangat jauh dan mbulet takkan terlupakan hehehe.

7 Comments:

petite smurf said...

waaaaah....fun ya kayaknya...jadi pengeeen :((
petualangan yang seru guys...sampe nyasar segala...valen...ditunggu foto2 laine yaa

MaIDeN said...

Jauh-jauh dah ke Samarinda tapi nggak mampir ke Pulau Kumala, rasanya belum klop deh. Padahal cuman 20 menit lewat jalan tol koq.

valens said...

hueee... ada apa gerangan di pulau kumala :(

anno' said...

o namanya canopy bridge toch...lupa euy

Anonymous said...

petanya dunk....

val said...

weww.. engga ada petanya, ngikutin bus aja kek di postingan itu dah nyampe kok :D

Cari Tiket Pesawat said...

tuh bukit apa yah ?
kok baru pertama kali dengar yah